Hedging adalah usaha untuk menghindari resiko dari perubahan nilai tukar.
Berikut ini adalah contoh yang menggambarkan bagaimana hedging dilakukan di forward market, dalam rangka menghindari foreign exchange risk.
Contoh Hedging:
- Misalkan seorang eksportir Amerika mengekspor barangnya ke London, dan pembayarannya akan diterima tiga bulan kemudian. Berarti eksportir ini mempunyai piutang kepada pengusaha di London dan mengharapkan menerima pelunasan piutang tersebut tiga bulan kemudian. Karena dia mengekspor ke London, maka dia akan menerima pembayaran dalam mata uang poundsterling, yang harus dia tukarkan dengan dollar di bank devisa.
- Selama tiga bulan tersebut kurs £ terhadap $ akan berfluktuasi (naik atau turun). Ada kemungkinan bahwa dalam tiga bulan tersebut kurs £ terhadap $ akan merosot tajam, sehingga pada saat jatuh tempo, nilai dollar yang diterima si pengusaha akan berkurang banyak dari yang diharapkan, itulah yang disebut dengan foreign exchange rate risk.
- Agar exchange risk ini dapat dihindari, maka pengusaha tersebut dapat bertransaksi di forward market, dengan cara melakukan kontrak dengan bank-nya, untuk menukarkan sejumlah poundsterling dengan dollar tiga bulan yang akan datang dengan nilai tukar (kurs) yang telah disepakati pada saat kontrak dibuat.
- Dengan demikian eksportir ini telah dapat menghitung keuntungannya secara pasti pada saat ini, serta terhindar dari ketidakpastian nilai tukar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar