Pada era tahun 70 hingga akhir 90 an, mereka yang awam lebih terbiasa dengan investasi sektor riil seperti sektor properti dan perkebunan. Namun setelah masa krisis moneter menimpa negara kita, para investor mulai mencari jenis investasi dengan return yang besar dalam tempo yang singkat dan disinilah trend investasi sektor finansial mulai booming.
Investasi sektor riil (properti misalnya) umumnya membutuhkan modal yang besar dan memakan
waktu yang relatif lama untuk secepat sektor finansial.
berkembang karena besarnya modal maka likuiditasnya tidak
Ambillah contoh bila kita membeli sebuah rumah untuk investasi. Kelebihannya nilainya biasanya tidak pernah menurun dan selalu meningkat. Namun dilain sisi, setelah beberapa tahun, Anda hendak mencairkan investasi Anda, maka Anda harus mencari seseorang yang memiliki dana yang cukup untuk membeli rumah Anda yang nilainya mungkin sudah naik puluhan hingga ratusan persen. Mencari pembeli yang seperti ini tidaklah mudah, disinilah masalah likuiditas terjadi.
Lain halnya dengan sektor finansial. Investasi pada sektor ini memiliki kecenderungan lebih
likuid dan return yang relatif lebih besar, sebanding dengan resikonya. Kelebihan lainnya adalah banyaknya produk investasi yang ditawarkan pada sektor ini.
Selasa, 02 April 2013
Sabtu, 30 Maret 2013
RAHN
Akad menggadaikan barang dari satu pihak kepada pihak yang lain, dengan uang sebagai gantinya. Akad ini digunakan sebagai akad tambahan pada pembiayaan yang berisiko dan memerlukan jaminan tambahan. Lembaga keuangan tidak menarik manfaat apapun kecuali biaya pemeliharaan atau keamanan barang tersebut.
BAI’ ALMUTHLAQ
Jual beli biasa, yaitu pertukaran barang dengan uang. Uang berperan sebagai alat tukar. Bai’ al Muthlaq dilakukan untuk pelaksanaan jual beli barang keperluan kantor (fixed assets). Jual beli seperti ini menjiwai semua produk yang didasarkan pada transaksi jual beli.
DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS)
Dewan yang bertugas memantau kepatuhan penerapan prinsip syariah pada operasional perbankan syariah. DPS terdiri dari alim ulama yang ditunjuk Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia, dan atas persetujuan Bank Indonesia.
University of Michigan Consumer Sentiment Index
Adalah hasil survey tentang kepercayaan konsumen yang diselenggarakan oleh University of Michigan. Merupakan indikator kepercayaan konsumen Amerika yang paling banyak diperhatikan.
Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis karena menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini dan harapan pada masa mendatang.
Data survey diambil dengan cara mengeposkan kuesioner ke 5.000 rumah tangga di seluruh negeri sebagai sampel yang mewakili, kurang lebih 3.500 diantaranya merespon. Kuesioner tersebut berisi 5 pertanyaan yaitu (1) rating kondisi usaha di lingkungan rumah tangga tersebut, (2) rating kondisi usaha dalam enam bulan, (3) ketersediaan lapangan kerja di lingkungan rumah tangga tersebut, (4) ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan, dan (5) penghasilan keluarga dalam enam bulan.
Consumer Confidence ini berhubungan erat dengan tingkat pengangguran, inflasi, dan penghasilan riil. Umumnya, kepercayaan konsumen tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi.
Pasar-pasar finansial menerjemahkan naiknya angka indeks ini sebagai indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. Tingginya tingkat pengeluaran pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.
Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis karena menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini dan harapan pada masa mendatang.
Data survey diambil dengan cara mengeposkan kuesioner ke 5.000 rumah tangga di seluruh negeri sebagai sampel yang mewakili, kurang lebih 3.500 diantaranya merespon. Kuesioner tersebut berisi 5 pertanyaan yaitu (1) rating kondisi usaha di lingkungan rumah tangga tersebut, (2) rating kondisi usaha dalam enam bulan, (3) ketersediaan lapangan kerja di lingkungan rumah tangga tersebut, (4) ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan, dan (5) penghasilan keluarga dalam enam bulan.
Consumer Confidence ini berhubungan erat dengan tingkat pengangguran, inflasi, dan penghasilan riil. Umumnya, kepercayaan konsumen tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi.
Pasar-pasar finansial menerjemahkan naiknya angka indeks ini sebagai indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. Tingginya tingkat pengeluaran pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.
Leading Indicators
Adalah gabungan dari beberapa indikator ekonomi lainnya. Indeks ini disusun untuk mendapatkan sinyal tentang tren perekonomian yang lebih up-to-date (terkini) dan konsisten.
Consumer Confidence
Data ini mengukur tingkat optimisme konsumen terhadap performa perekonomian. Pada umumnya, Consumer Confidence akan tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan GDP tinggi. Data (perubahan) per bulan ini dianggap tidak berdampak signifikan pada tren secara keseluruhan.
Rabu, 27 Maret 2013
TEORI ANALISA FUNDAMENTAL
Analisa Fundamental yaitu suatu metoda meramalkan pergerakan harga ke depan yang didasarkan pada faktor ekonomi, politik, lingkungan dan faktor-faktor lain yang relevan serta data-data statistik keuangan. Prinsip dasar dari analisa fundamental yaitu dengan mengamati berita-berita baik kondisi politik maupun ekonomi atau laporan-laporan ekonomi dari berbagai sumber yang berpotensi untuk mempengaruhi tingkat Supply dan Demand.
Kelebihan analisa fundamental dibandingkan analisa teknikal yaitu dapat memprediksi pergerakan harga jauh ke depan.
Kelebihan analisa fundamental dibandingkan analisa teknikal yaitu dapat memprediksi pergerakan harga jauh ke depan.
Selasa, 26 Maret 2013
FOMC Minutes
Adalah pengumuman dari Federal Reserve yang menjelaskan tentang pertemuan yang
diadakan lembaga penentu kebijakan moneter Amerika ini sebelumnya.
diadakan lembaga penentu kebijakan moneter Amerika ini sebelumnya.
Keterangan Data Ekonomi Mingguan
BUSINESS INVENTORIES
Nilai bahan baku, dan barang-barang yang ada di pabrik, grosir dan
pengecer. Angka ini sebagai indikator aktivitas produsen dalam waktu dekat. Kenaikan Business Inventories mengindikasikan optimisme akan meningkatnya penjualan dalam bulan mendatang.
CONSUMER PRICE INDEX (CPI)
Ukuran dari harga rata-rata barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen.
Perubahan data bulanan ini menunjukkan nilai inflasi. Hal yang penting disini adalah hubungan yang erat antara inflasi dan suku bunga, dimana perubahan suku bunga dapat mempengaruhi pasar.
CURRENT ACCOUNT
Neraca perdagangan internasional suatu negara meliputi perdagangan barang, jasa, dan lainnya. Neraca perdagangan US dan negara lainnya sangat mempengaruhi nilai tukar uang terhadap USD.
DURABLE GOODS ORDER
Pesanan barang-barang tahan lama seperti kendaraan, pesawat, mesin
cuci, lemari pendingin kepada produsen dalam suatu negara. Meningkatnya pesanan ini membuat para produsen terus beraktivitas, membeli bahan baku, menambah modal dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas ekonomi. Hal ini bisa membantu menekan laju inflasi.
EXISTING HOME SALES
Angka ini menunjukkan penjualan rumah yang sudah ada, bukan yang akan dibangun. Dengan meningkatnya penjualan rumah ini, tidak hanya developer dan broker yang diuntungkan, tetapi juga produsen meubel, peralatan rumah tangga, dan lainnya. Secara umum meningkatkan keadaan ekonomi.
HOUSING STARTS
Data jumlah rumah yang akan dibangun pada tiap bulan. Para
developer tidak akan mulai membangun rumah jika mereka tidak yakin akan daya beli masyarakat. Pembangunan rumah akan memerlukan banyak pekerja, dan jika rumah laku terjual, efeknya akan seperti Existing Home Sales.
INSTITUTE of SUPPLY MANAGEMENT (ISM)
Kondisi produksi nasional dihitung oleh ISM. Angka diatas 50%
mengindikasikan adanya ekspansi di sektor industri. Sektor ini sangat berpengaruh pada keadaan ekonomi US. Bahkan Federal Reserve Bank juga terus mengamati ISM ini untuk mengantisipasi pergerakan inflasi agar bisa menentukan kebijakan suku bunga.
JOBLESS CLAIM
Jumlah pengangguran ini juga berpengaruh pada keadaan ekonomi.
Jika jumlah pengangguran berkurang, berarti banyak orang yang memiliki penghasilan, mengingkatkan daya beli masyarakat, dan akhirnya memutar roda perekonomian lebih lancar. Tingkat pengangguran yang tinggi akan mengakibatkan inflasi, dan kenaikan suku bunga.
NON-FARM PAYROLL (NFP)
Perhitungan jumlah orang yang bekerja part-time dan full-time di seluruh perusahaan dan kantor pemerintah diluar sektor pertanian. Data penting ini menghitung berapa banyak pencari kerja, jumlah orang yang memiliki pekerjaan, besarnya gaji, dll.
Nilai bahan baku, dan barang-barang yang ada di pabrik, grosir dan
pengecer. Angka ini sebagai indikator aktivitas produsen dalam waktu dekat. Kenaikan Business Inventories mengindikasikan optimisme akan meningkatnya penjualan dalam bulan mendatang.
CONSUMER PRICE INDEX (CPI)
Ukuran dari harga rata-rata barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen.
Perubahan data bulanan ini menunjukkan nilai inflasi. Hal yang penting disini adalah hubungan yang erat antara inflasi dan suku bunga, dimana perubahan suku bunga dapat mempengaruhi pasar.
CURRENT ACCOUNT
Neraca perdagangan internasional suatu negara meliputi perdagangan barang, jasa, dan lainnya. Neraca perdagangan US dan negara lainnya sangat mempengaruhi nilai tukar uang terhadap USD.
DURABLE GOODS ORDER
Pesanan barang-barang tahan lama seperti kendaraan, pesawat, mesin
cuci, lemari pendingin kepada produsen dalam suatu negara. Meningkatnya pesanan ini membuat para produsen terus beraktivitas, membeli bahan baku, menambah modal dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas ekonomi. Hal ini bisa membantu menekan laju inflasi.
EXISTING HOME SALES
Angka ini menunjukkan penjualan rumah yang sudah ada, bukan yang akan dibangun. Dengan meningkatnya penjualan rumah ini, tidak hanya developer dan broker yang diuntungkan, tetapi juga produsen meubel, peralatan rumah tangga, dan lainnya. Secara umum meningkatkan keadaan ekonomi.
HOUSING STARTS
Data jumlah rumah yang akan dibangun pada tiap bulan. Para
developer tidak akan mulai membangun rumah jika mereka tidak yakin akan daya beli masyarakat. Pembangunan rumah akan memerlukan banyak pekerja, dan jika rumah laku terjual, efeknya akan seperti Existing Home Sales.
INSTITUTE of SUPPLY MANAGEMENT (ISM)
Kondisi produksi nasional dihitung oleh ISM. Angka diatas 50%
mengindikasikan adanya ekspansi di sektor industri. Sektor ini sangat berpengaruh pada keadaan ekonomi US. Bahkan Federal Reserve Bank juga terus mengamati ISM ini untuk mengantisipasi pergerakan inflasi agar bisa menentukan kebijakan suku bunga.
JOBLESS CLAIM
Jumlah pengangguran ini juga berpengaruh pada keadaan ekonomi.
Jika jumlah pengangguran berkurang, berarti banyak orang yang memiliki penghasilan, mengingkatkan daya beli masyarakat, dan akhirnya memutar roda perekonomian lebih lancar. Tingkat pengangguran yang tinggi akan mengakibatkan inflasi, dan kenaikan suku bunga.
NON-FARM PAYROLL (NFP)
Perhitungan jumlah orang yang bekerja part-time dan full-time di seluruh perusahaan dan kantor pemerintah diluar sektor pertanian. Data penting ini menghitung berapa banyak pencari kerja, jumlah orang yang memiliki pekerjaan, besarnya gaji, dll.
Minggu, 24 Maret 2013
Mata Uang Dunia Yang di Perdagangkan
Ada tujuh mata uang dunia yang biasanya di perdagangkan. etujuh mata uang dunia tersebut adalah
1. Dolar Amerika / USD
2. Poundsterling Inggris / GBP
3. Euro Dolar / EUR
4. Swiss Franc / CHF
5. Japanese Yen / JPY
6. Australian Dolar / AUD
7. Canadian Dolar / CAD
1. Dolar Amerika / USD
2. Poundsterling Inggris / GBP
3. Euro Dolar / EUR
4. Swiss Franc / CHF
5. Japanese Yen / JPY
6. Australian Dolar / AUD
7. Canadian Dolar / CAD
Jumat, 22 Maret 2013
Nilai Tukar Pada Sistem Nilai Tukar Mengambang
Gambar 1. Nilai Tukar Pada Sistem Nilai Tukar Mengambang
Pada Gambar 1. nilai tukar keseimbangan terjadi pada titik E, dimana kurva permintaan dan penawaran pounds berpotongan, pada nilai tukar = ER = $/£ = 2, dengan jumlah pound yang diminta sama dengan jumlah penawaran pounds yaitu sebesar £40 million per hari.
- Nilai tukar di atas $2/£, menyebabkan penawaran pounds melebihi permintaannya, kondisi ini akan mendorong nilai tukar kembali turun ke tingkat keseimbangannya semula. Nilai tukar di bawah $2/£, menyebabkan permintaan pounds melebihi penawarannya, dan nilai tukar akan kembali naik ke tingkat keseimbangannya.
- Kurva permintaan (demand) pounds USA berslope negatif, menunjukkan bahwa semakin rendah nilai tukar, semakin besar jumlah pounds yang diminta oleh USA. Karena semakin rendah nilai tukar (semakin sedikit dollars yang diperlukan untuk membeli satu pounds), semakin murah bagi USA untuk mengimpor dari atau berivestasi di UK, sehingga semakin besar jumlah permintaan pounds oleh penduduk USA.
- Kurva penawaran (supply) pound mempunyai slope positif, menunjukkan semakin tinggi nilai tukar, semakin besar pound yang disupply ke USA. Karena pada nilai tukar yang tinggi, penduduk UK memperoleh dollars lebih banyak untuk setiap pounds. Sebagai akibatnya mereka menganggap membeli barang-barang USA dan berinvestasi di USA lebih murah dan semakin tertarik untuk berbelanja di USA, akhirnya supply pounds di USA semakin besar.
- Jika kurva demand USA untuk pounds bergeser ke atas, sehingga memotong kurva supply pada titik G, menyebabkan nilai tukar keseimbangan menjadi ER = 3, jumlah pounds yang diminta dan ditawarkan menjadi £60 million per hari. Dollars dikatakan mengalami depresiasi (penurunan) karena sekarang untuk membeli satu pounds memerlukan 3 dollars.
- Sebaliknya jika kurva demand USA untuk pounds bergeser ke bawah, sehingga memotong kurva supply pada titik H, menyebabkan nilai tukar keseimbangan menjadi ER = 1, jumlah pounds yang diminta dan ditawarkan menjadi £20 million per hari. Dollars dikatakan mengalami apresiasi (peningkatan) karena sekarang untuk membeli satu pounds hanya diperlukan 1 dollars.
Swap dan Hedging
Swap adalah penggabungan spot transaction dan forward transaction dalam rangka menghindari biaya yang terlalu tinggi.
Hedging adalah usaha untuk menghindari resiko dari perubahan nilai tukar.
Berikut ini adalah contoh yang menggambarkan bagaimana hedging dilakukan di forward market, dalam rangka menghindari foreign exchange risk.
Contoh Hedging:
Hedging adalah usaha untuk menghindari resiko dari perubahan nilai tukar.
Berikut ini adalah contoh yang menggambarkan bagaimana hedging dilakukan di forward market, dalam rangka menghindari foreign exchange risk.
Contoh Hedging:
- Misalkan seorang eksportir Amerika mengekspor barangnya ke London, dan pembayarannya akan diterima tiga bulan kemudian. Berarti eksportir ini mempunyai piutang kepada pengusaha di London dan mengharapkan menerima pelunasan piutang tersebut tiga bulan kemudian. Karena dia mengekspor ke London, maka dia akan menerima pembayaran dalam mata uang poundsterling, yang harus dia tukarkan dengan dollar di bank devisa.
- Selama tiga bulan tersebut kurs £ terhadap $ akan berfluktuasi (naik atau turun). Ada kemungkinan bahwa dalam tiga bulan tersebut kurs £ terhadap $ akan merosot tajam, sehingga pada saat jatuh tempo, nilai dollar yang diterima si pengusaha akan berkurang banyak dari yang diharapkan, itulah yang disebut dengan foreign exchange rate risk.
- Agar exchange risk ini dapat dihindari, maka pengusaha tersebut dapat bertransaksi di forward market, dengan cara melakukan kontrak dengan bank-nya, untuk menukarkan sejumlah poundsterling dengan dollar tiga bulan yang akan datang dengan nilai tukar (kurs) yang telah disepakati pada saat kontrak dibuat.
- Dengan demikian eksportir ini telah dapat menghitung keuntungannya secara pasti pada saat ini, serta terhindar dari ketidakpastian nilai tukar.
Tujuan Pasar Uang
Tujuan dari pasar uang dapat kita lihat dari sisi pihak yang memerlukan dana ataupun dari sisi pihak yang menanamkan dana, untuk lebih jelasnya akan diuraikan sebagai berikut :
1. Dari sisi pihak yang memerlukan dana ada empat tujuan dalam menghimpun dana dari pasar uang, yaitu sebagai berikut :
1. Dari sisi pihak yang memerlukan dana ada empat tujuan dalam menghimpun dana dari pasar uang, yaitu sebagai berikut :
- Untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, seperti membayar hutang yang segera akan jatuh tempo.
- Untuk memenuhi kebutuhan likuiditas, karena disebabkan kekurangan uang kas.
- Untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, yaitu membayar biaya,biaya, upah karyawan, gaji, pembelian bahan dan kebutuhan modal kerja lainnya.
- Bila sedang mengalami kalah kliring dan harus segara di bayar.
- Untuk memperoleh penghasilan dengan tingkat suku bunga tertentu
- Bermaksud membantu pihak-pihak yang benar-benar mengalami kesulitan keuangan.
- Spekulasi, dimana investor mengharapkan keuntungan besar dalam waktu relatif singkat dan dalam kondisi ekonomi tertentu.
Pengertian Pasar Uang
Pengertian dari pasar uang adalah surat berharga jangka pendek dimana jangka waktunya tidak lebih dari satu tahun seperti Comercial paper, Call Money, dan yang lainnya. Bila kita melihat pasar uang maka pasar di dalam pasar yang berisifat abstrak, dimana transaksi yang terjadi tidak pada suatu tempat tertentu namun dapat dilakukan melalui sarana elektrinik seperti telepon, facsmile, telex.
Bagi investor yang melakukan transaksi di pasar uang tujuannya adalah mencari keuntungan semata. Sedangkan peserta di dalam pasar uang adalah bank atau lembaga-lembaga keuangan yang memerlukan dana jangka pendek dan biasanya pembeliaan surat-surat berharga pasar uang hanya didasarkan kepercayaan semata.
Bagi investor yang melakukan transaksi di pasar uang tujuannya adalah mencari keuntungan semata. Sedangkan peserta di dalam pasar uang adalah bank atau lembaga-lembaga keuangan yang memerlukan dana jangka pendek dan biasanya pembeliaan surat-surat berharga pasar uang hanya didasarkan kepercayaan semata.
Kamis, 21 Maret 2013
Golongan kongesti dan kesinambungan (congestion and continuation patterns
Pada baji naik (ascending wedge}, pola kesinambungan ini didahului arah gejala turun, bergerak agak naik untuk melalui suatu titik tembus, meneruskan arah gejala turun tersebut. Untuk membentuk pola ini harus ada paling sedikit tiga buah gelombang harga yang menyentuh garis penghambat dan pendukung yang berbentuk seperti baji; adalah baik untuk mengkonfirmasi dahulu selama dua atau tiga periode bahwa titik tembus adalah memang sah.
Trade Balance & Current Account
Trade Balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi ekspor).
Sedangkan Current Account adalah jumlah dari Trade Balance ditambah dengan pendapatan bersih dari luar negeri.
Trade Balance atau Current Account dapat dipandang dari dua sisi: sebagai selisih ekspor dan impor, maupun sebagai kurang lebih selisih dari tingkat tabungan nasional dan tingkat investasi nasional. Jeleknya data ini secara umum diartikan sebagai berkurangnya tingkat persaingan negara tersebut. Namun, jeleknya data ini juga dapat diartikan sebagai kuatnya perekonomian, jika jeleknya data tersebut dikarenakan tingkat investasi nasional tumbuh lebih pesat daripada tingkat tabungannya.
Philadelphia Fed Index (Business Outlook Survey)
Adalah survey bulanan terhadap para industriawan di kawasan sekitar negara bagian Pennsylvania, New Jersey dan Delaware. Perusahaan yang disurvey mengindikasikan perubahan pada seluruh aktivitas bisnis dan berbagai macam aktivitas perindustrian mereka. Yang ditanyakan meliputi tenaga kerja, jam kerja, pesanan-pesanan, persediaan barang, pengiriman, pembayaran-pembayaran dan penerimaan-penerimaan. Angka indeks di atas nol berarti ekspansi, dan kontraksi jika di bawah nol.
Data ini dianggap sebagai indikator perubahan yang bagus dalam segala hal yang berhubungan dengan industri. Dinilai akurat karena menggambarkan kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.
Data ini dianggap sebagai indikator perubahan yang bagus dalam segala hal yang berhubungan dengan industri. Dinilai akurat karena menggambarkan kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.
Jobless/Unemployment Rate
Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).
Help-wanted Index.
Adalah indeks yang menghitung jumlah lowongan pekerjaan yang diiklankan di 50 lebih surat kabar yang tersebar di seluruh Amerika Serikat. Gubernur Federal Reserve sebelumnya, Alan Greenspan, seringkali membicarakan dan mengamati indeks ini, sebab indeks ini mampu memberikan kondisi bursa tenaga kerja di AS saat ini.
Current Account
Adalah selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer. Merupakan bagian dari neraca perdagangan.
Dalam perhitungannya, Current Account tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indikator tren perdagangan luar negeri.
Dalam perhitungannya, Current Account tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indikator tren perdagangan luar negeri.
Langganan:
Postingan (Atom)