Senin, 13 Agustus 2012

JANGAN MEMUKUL SETIAP LEMPARAN BOLA YANG DATANG

Menurut mereka yang mengklaim diri mereka ahli dalam pasar saham, untuk menjadi investor yang sukses, berarti membuat banyak keputusan dalam berinvestasi. Buffett tidak setuju dengan pendapat ini. Katanya, walaupun hanya satu kali dalam setahun,membuat keputusan investasi yan bagus itu sudah cukup.

Ia menganalogikan seperti bermain baseball, dimana untuk tiga kali kesempatan memukul bola, pukulah bola sekuat tenaga, jika memang momentum dan arahnya tepat, yang dalam istilahnya disebut sweet spot.

Buffett hanya memandang setiap bola-bola yang terlempar, namun hanya memukul pada bola yang menuju sweet spot.

Sweet spot disini adalah bisnis yang hebat dengan masa depan yang juga hebat, dijalankan oleh manajemen yang kompeten, serta dijual dengan harga yang bagus.

Dan untuk mendapatkan sweet spot ini, buffet akan menunggu walaupun bertahun-tahun sebelum melakukan investasi.Ketika ada saham yang masuk kriterianya, ia akan mengayunkan pemukulnya, dan ia akan melakukannya dengan sekuat tenaga, ia investasikan banyak uang disini, dan hasilnya….Grand Slam !

Sekedar catatan, saya masih ingat pada tanggal 22
Januari 2008, dimana saham BUMI dijual obral dengan harga Rp. 4.200 per lembarnya, UNTR Rp.
10.850 perlembar, sekarang,dalam waktu 1 bulan, coba Anda cek harganya ? Tadi itulah Sweet Spot.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar