Pivot Point memiliki tingkatan Support dan Resistance sampai tingkat dua (tingkatan yang tercakup dalam buku ini) sehingga anda dapat mengambil kesimpulan jika harga turun menembus (Breakout) Support tingkat satu, maka target harga selanjutnya adalah Support tingkat dua. Begitupun jika harga naik menembus Resistance tingkat satu, target selanjutnya adalah Resistance tingkat dua.
Analisa Pivot Point secara lengkap adalah sebagai berikut :
- Jika harga dibuka (Open) di atas Pivot Point, maka harga cenderung untuk menguat dan bergerak mendekati Resistance.
- Jika harga dibuka (Open) di bawah Pivot Point, maka harga cenderung untuk melemah dan bergerak mendekati Support
- Penembusan (Breakout) Support dan Resistance tingkat satu biasanya adalah Short‐Term Trend sedankan Breakout Support dan Resistance tingkat dua adalah Long‐Term Trend. Namun analisa seperti ini harus melihat dari kekuatan Trend yang sedang berlangsung
- Person menyebutkan Pivot Point sebagai Leading Indicators dan bukan Lagging Indicators (Leading dan Lagging Indicators akan dijelaskan di bagian Indikator), sehingga kita dapat bertindak (act dan bukan Re‐act) terhadap pergerakan harga kedepan jika harga mendekati garis – garis Pivot Point (termasuk Support dan Resistance‐nya)
- Silahkan cari sinyal Buy atau Sell jika harga mendekati Support dan Resistance dari Pivot Point. Saya sebutkan ‘cari’ karena kita perlu melihat hal – hal lain untuk keputusan Buy atau Sell. Walau secara sederhana adalah Buy at Support dan Sell at Resistance, namun kenyataannya tidak semudah itu.
- Jika Pivot Point Daily (Short‐Term) berdekatan atau berhimpitan(memiliki nilai yang hampir sama) dengan Pivot Point Weekly (Long‐Term), maka titik tersebut kuat sebagai Support atau Resistance (Perhatikan garis – garis yang berdekatan atau berhimpitan.) Contohnya adalah jika garis Support tingkat satu dari Pivot Point Daily berhimpitan dengan Pivot Point Weekly, maka Support tingkat satu tersebut akan kuat untuk menahan penurunan harga. Atau jika Resistance tingkat dua dari Pivot Point Daily berhimpitan dengan Support tingkat satu dari Pivot Point Weekly, maka Resistance tingkat dua tersebut akan cukup kuat untuk membuat harga. Begitu juga dengan garis – garis lainnya dalam Pivot Point.
- Sehubungan dengan maksud Person bahwa Pivot Point sebagai Leading ndicators dan anda disarankan untuk act bukan re‐act dapat diartikan sebagai berikut : 1. Jika harga mendekati Support (dari Pivot Point Short Term) yang kuat (berhimpitan dengan Pivot Point Long Term atau dengan alasan lainnya seperti rebound harga yang cukup sering ketika menyentuh Support tersebut), pasang posisi Buy, karena diharapkan harga akan memantul naik (rebound) ketika Support tersentuh. 2. Jika harga mendekati Resistance (dari Pivot Point Short Term) yang kuat (berhimpitan dengan Pivot Point Long Term atau dengan alasan lainnya seperti reversal harga yang cukup sering ketika menyentuh Resistance tersebut), pasang posisi Sell, karena diharapkan harga akan memantul turun (reversal) ketika Resistance tersentuh.
- Pivot Point menghasilkan sinyal yang cukup baik jika digabung dengan indikator lainnya, dimana Person menyarankan dengan Candlestick, Chart Pattern dan indikator Stochastic Oscillator. (Candlestick dan Chart Pattern dibahas di bagian yang berbeda dalam buku ini)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar