Sebagaimana dinyatakan sebelumnya, pasar Forex adalah tentang perdagangan satu mata uang dengan yang lainnya, berdasarkan pada suatu perubahan nilai tukar. Di dalam pasar yang sesungguhnya, nilai tukar berubah hampir setiap detik! Pada dasarnya, kita sedang bertransaksi nilai tukar. Ketika sebuah nilai tukar dilibatkan, maka akan ada dua mata uang tertentu yatu dilibatkan, yaitu pasangan mata uang. Karena inilah maka tidak ada makna bila dikatakan bahwa kita ingin membeli DolarAS, atau bahwa kita ingin hanya menjual Poundsterling Inggris.
Kita tidak hanya menjual atau membeli suatu mata uang tertentu, tetapi kita selalu membeli
atau menjual suatu pasangan mata uang tertentu, atau suatu nilai tukar tertentu.
Ada banyak pasangan mata uang yang telah diperdagangan Namun, seorang pialang Forex yang sukses biasanya hanya bertransaksi mata uang yang likuiditasnya paling tinggi, yaitu yang paling sering diperdagangkan, yang beberapa di antaranya adalah Sebagai berikut:
- EUR/USD
- USD/JPY
- USD/CHF
- GBP/USD
- AUD/USD
- NZD/USD
- USD/CAD
- EUR/JPY
- GBP/JPY
Sebagai contoh, ketika kita membeli pasangan mata uang EUR/ USD maka kita sebenarnya membeli EUR dan menjual USD Pada saat yang sama. Sebuah cara yang lebih mudah untuk menjelaskannya adalah bahwa kita sedang membeli nilai tukar EUR/USD. Sebagaimana halnya sebuah keputusan perdagangan didasarkan pada antisipasi bahwa EUR akan menguat melawan USD. Dengan demikian, ketika valuta naik (katakanlah dari 1,5720 menjadi 1,5760), maka perdagangan ini menjadi menguntungkan. Jika kurs valuta turun, maka perdagangan ini menjadi rugi.
Demikian juga, ketika kita menjual pasangan mata uang USD/JPY, kita sedang menjual USD dan membeli JPY pada saat yang sama, sehingga ketika kita menjual kurs valuta USD/JPY, maka kita mengantisipasi bila USD akan melemah terhadap JPY, kita berarti sama dengan mengatakan bahwa JPY akan menguat terhadap USD). Tentu saja, ketika valuta USD/JPY turun (katakanlahh dari 107.30 menjadi 107.10), maka perdagangan ini menjadi menguntungkan.
Akhirnya, sepanjang waktu kita difokuskan pada apakah suatu kurs valuta akan naik atau turun. Jika analisis kita mengatakan bahwa nilai tukar akan naik, kita akan mempersiapkan transaksi "Beli" (yang juga dikenal Sebagai suatu perdagangan “Jangka Panjang"). Jika analisis kita berkata bahwa sepertinya akan turun, maka kita akan mempersiapkan suatu transaksi "Jual" (yang juga diketahui Sebagai perdagangan "Jangka Pendek").
Di dalam suatu pasangan mata uang, mata uang yang terdaftar pertama adalah mata uang "dasar", sedangkan yang kedua adalah mata uang "lawan" atau "pembanding". Mata uang "dasar" adalah basis bagi transaksi "beli" atau "jual". Sebagai contoh, jika Anda masuk kepada suatu perintah "beli" untuk pasangan mata uan GBP/USD, maka Anda secara efektif sedang membeli Great Britair Pounds (GBP) dan menjual US Dolar.
Mata uang dasar selalu bernilai 1. Nilai tukar mata uang secai sederhana merupakan rasio dari nilai satu mata uang melawan yang lain. Sebagai contoh, ketika kita berkata "Nilai tukar EUF USD adalah 1.5702," maka kita mengatakan bahwa 1 Eur diperdagangkan untuk 1,5702 USD.
Nilai tukar dari setiap pasangan mata uang biasanya diberik Sebagai suatu harga penawaran di sebelah kiri dan suatu har permintaan di sebelah kanan. Sebagai contoh, USD/JPY, pada suatu titik tertentu dalam suatu kurun waktu bisa berm 106,16/106,19. Ketika Anda membeli pasangan ini ("jangka panjang"), maka Anda membeli pada 106,19. Ketika Anda menji pasangan ini ("jangka pendek"), maka Anda menjual pada 106, Perbedaan antara penawaran dan permintaan adalah spre mewakili HANYA biaya transaksi Anda dengan sebagaian besar perantara. (Tidak ada komisi atau biaya perantaraan yang ada).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar